
24 jam setelah penyatuan antara Telur dan sperma, tahap kedua kehamilan dimulai, disebut juga periode embrio. Pada saat krusial inilah penciptaan dan perkembangan embrio terjadi. Periode ini ditandai dengan berlalunya embrio melalui fase-fase yang berbeda hingga menjadi janin.
Tahapan perkembangan embrio

Sepanjang perkembangan embrio, embrio melewati beberapa tahap, mulai dari sel tunggal hingga pembentukan struktur yang kompleks. Tahapan tersebut meliputi morula, blastokista, dan terakhir embrio sebelum memasuki keadaan janin.
Fase pertama: Morula
Selama lima hari pertama, ketika dua sel yang membentuk embrio mulai membelah dengan cepat, fase ini disebut morula. Pembelahan ini terjadi dengan cepat dan setiap sel, yang dikenal sebagai blastomer, membelah lagi dan lagi, menciptakan bola sel kecil yang menyerupai bentuk buah blackberry, sesuai dengan namanya. Sel-sel individual belum dapat dibedakan dengan baik karena proliferasinya yang cepat.
Fase kedua: Blastokista
Sekitar hari kelima atau keenam, embrio memasuki tahap yang disebut blastula atau blastokista. Pada tahap ini, embrio mengambil bentuk yang lebih jelas dan rongga internal tercipta. Rongga inilah yang akan menjadi kunci pembentukan plasenta dan janin di kemudian hari. Struktur luar blastokista mengandung lapisan sel yang disebut trofoblas, yang kemudian membentuk plasenta.
Implantasi dan pembentukan embrio
Proses implantasi blastokista di dalam rahim sangat penting untuk keberhasilan kehamilan. Selama beberapa hari pertama fase blastokista, embrio harus menempel pada lapisan rahim agar mendapat nutrisi yang cukup dan melanjutkan perkembangannya. Proses ini berakhir sekitar 14 hari setelah pemupukan, ketika embrio telah berhasil tertanam sepenuhnya di endometrium, jaringan yang melapisi rahim.
Dari embrio hingga janin

Setelah embrio ditanamkan, perkembangannya berkembang pesat. Pada titik krusial ini, embrio mulai mengambil bentuk yang jauh lebih memanjang dan dapat dikenali, membentuk apa yang pada akhirnya akan menjadi tubuh bayi. Proses pembentukan organ dan jaringan dimulai.
Minggu kedelapan: Status janin
Dari minggu kedelapan kehamilan, bayi sudah memiliki seluruh organ tubuhnya dalam tahap pembentukan, meski belum berkembang sempurna. Dari tahap ini, embrio mulai dikenal sebagai janin. Pada titik ini, lengan, kaki, dan jari mulai terbentuk dengan jelas, meskipun perkembangannya akan terus berlanjut hingga saat kelahiran.
Pembentukan organ
Pada masa ini terjadi organogenesis, yaitu terbentuknya seluruh sistem tubuh, termasuk otak, The jantung, paru-paru dan sistem vital lainnya. Meski janin sudah memiliki seluruh organnya pada tahap ini, namun organ-organ tersebut akan terus mengalami pematangan pada minggu-minggu berikutnya hingga lahir.
Apa perbedaan antara embrio dan janin?

Banyak orang yang sering bertanya-tanya apa perbedaan antara embrio dan janin. Diferensiasi ini sangat penting dalam hal perkembangan biologis dan hal ini berkaitan dengan durasi dan tingkat perkembangan yang dicapai.
Perbedaan utama antara embrio dan janin
- Istilah embrio Ini digunakan sejak pembuahan hingga minggu kedelapan kehamilan. Selama tahap ini, organisme yang sedang berkembang melewati fase yang berbeda termasuk morula dan blastokista.
- Istilah janin Ini digunakan mulai minggu kedelapan, ketika calon bayi sudah memiliki semua organ dalam tahap pembentukan utama, meskipun organ tersebut harus terus berkembang hingga saat kelahiran.
- Perbedaan utamanya terletak pada tingkat spesialisasi seluler. Pada embrio, sel-sel membelah dengan cepat dan berdiferensiasi menjadi jaringan dan organ yang membentuk tubuh. Pada janin, organ-organ tersebut sudah ada dan mulai berfungsi secara progresif.
Perkembangan janin: Minggu demi minggu
Perkembangan janin adalah proses yang kompleks dan luar biasa. Berikut gambaran umum tentang apa yang terjadi selama minggu-minggu kehamilan yang berbeda:
Minggu 10-13
Pada minggu-minggu ini, janin mulai mengalami pertumbuhan yang pesat. Milik mereka ginjal Mereka sudah bekerja, menghasilkan sejumlah kecil urin. Selain itu, janin mulai menggerakkan anggota tubuhnya dan memiliki kendali lebih besar terhadap otot-ototnya.
Minggu 14-17
Pada tahap ini, alat kelamin janin sudah terbentuk. Rambut juga mulai bermunculan di tubuhnya, dan gerakan tangan serta kakinya lebih terkoordinasi. Sistem kerangka terus menguat.
Minggu 18-21
Sekitar periode ini, Cejas dan rambut di kulit kepala menjadi lebih terlihat, dan cacat mulai terdeteksi. gerakan janin pada beberapa wanita hamil. Di dalam tubuh janin sedang terbentuk organ reproduksi seperti rahim.
Minggu 22-26
Perkembangan janin berkembang pesat, bertambahnya berat badan dan bertambahnya jumlah lemak tubuh. Milik mereka kuku Mereka juga mulai terlihat. Ini merupakan tahap kritis, karena janin prematur mungkin memiliki peluang bertahan hidup jika mereka menerima perawatan intensif. Dari pembuahan hingga kelahiran, perkembangan manusia merupakan proses yang menarik dan kompleks. Transformasi zigot menjadi embrio, dan kemudian menjadi janin, melibatkan serangkaian tahap krusial yang memungkinkan terbentuknya manusia yang berkembang sepenuhnya. Memahami perbedaan antara embrio dan janin Ini membantu kita menghargai tingkat pengorganisasian yang terjadi selama kehamilan dan menyoroti pentingnya setiap fase dalam memastikan keberhasilan kehamilan.