Makanan nabati terbaik yang kaya protein

  • Rumput laut dan kedelai merupakan sumber protein lengkap yang sangat baik.
  • Kacang-kacangan, seperti buncis dan lentil, menyediakan protein dan serat.
  • Kacang-kacangan, biji-bijian, dan sereal semu seperti quinoa menawarkan protein berkualitas.

ganggang

Saat kita bicarakan protein, Hal pertama yang terlintas dalam pikiran adalah makanan yang berasal dari hewan seperti daging atau produk susu. Namun, kita sudah mengetahui hal itu sejak lama protein nabati Mereka bisa menjadi sumber nilai gizi yang sangat baik. Mempertahankan konsumsi protein yang cukup sangat penting untuk regenerasi sel dan memperoleh energi harian yang dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan fungsinya. proses metabolisme. Premis ini sama pentingnya bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan maupun bagi mereka yang hanya ingin makan makanan sehat.

Selain itu, protein nabati Tidak hanya membantu kita menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi kunci untuk mencegah penyakit kronis dan menjaga kesehatan otot. Selain itu, protein nabati tidak menyumbang kadar lemak jenuh yang biasanya ditemukan di banyak sumber hewani. Di bawah ini kami sajikan informasi detail mengenai beberapa makanan terkaya protein nabati beserta manfaatnya.

Rumput laut

itu ganggang Merupakan salah satu sumber nabati dengan kandungan protein yang sangat tinggi. Faktanya, jenis alga tertentu seperti spirulina Mereka mengandung hingga 58% protein dalam komposisinya. Selain itu, rumput laut memberikan kombinasi unik nutrisi penting seperti sepak bola (dalam jumlah lebih banyak dari susu), sebagai tambahan vitamin A, C, D, E dan kelompok B. Makanan super ini berpotensi membuat darah menjadi alkali, mengatur kadar gula dan memperbaiki sistem pencernaan.

Di antara berbagai jenis alga, ada beberapa yang menonjol seperti:

  • Spirulina: Kaya protein dan antioksidan, sangat ideal untuk meningkatkan fungsi otak.
  • nori: Ini menyediakan protein dan mineral, selain sering menjadi pelengkap makanan Asia.

Rumput laut, seperti makanan dengan konsentrasi tinggi lainnya, harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Memasukkan jumlah kecil ke dalam makanan sehari-hari sudah cukup untuk mendapatkan semua manfaatnya tanpa menyebabkan ketidakseimbangan.

Kacang almond

kacang almond kaya akan protein nabati

itu kacang almond Mereka adalah makanan menarik yang memimpin kelompok kacang-kacangan dalam hal kandungan protein. Dengan sekitar 19 gram protein per 100 gram, ideal untuk dimasukkan dalam makanan sehari-hari mereka yang mencari alternatif nabati. Selain kandungan proteinnya, kacang almond juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium dan lemak sehat, menjadikan buah kering ini sebagai makanan yang sangat seimbang.

Keunggulan lain dari kacang almond adalah kekayaannya asam salisilat, zat yang mungkin memiliki efek analgesik alami. Mengonsumsinya secara rutin tidak hanya membantu memperkuat tulang, tapi juga dapat mengurangi nyeri pada gangguan otot.

kacang

Sumber protein nabati Yahudi

itu Yahudi adalah contoh bagus lainnya kacang-kacangan kaya akan protein nabati. sebuah secangkir kacang matang berkontribusi sekitar 15 gram protein. Selain itu, mereka adalah sumber serat dan karbohidrat kompleks yang sangat baik, yang membantu memperlambat pencernaan dan menjaga kadar glukosa tetap stabil.

Di antara manfaat konsumsi yang paling menonjol Yahudi menemukan kemampuan mereka untuk itu mengurangi kolesterol LDL (kolesterol jahat), meningkatkan transit usus dan mengontrol kadar gula darah.

itu lentil, seperti kacang-kacangan, ideal untuk orang yang ingin mendapatkan protein dari sumber nabati. Mereka berisi sekitar 18 gram protein per cangkir matang, dan menggabungkannya dengan sereal, seperti nasi, akan semakin meningkatkan nilai gizinya, menyediakan semua asam amino esensial.

Kedelai dan turunannya

turunan kedelai

La kedelai Ini mungkin salah satu sumber utama protein nabati yang tidak dapat kami sebutkan lagi. Dengan konsentrasi protein sebesar 37 gram per 100 gram dalam format tepung, kedelai adalah pilihan mendasar bagi vegetarian, vegan, dan siapa pun yang ingin mengurangi asupan daging.

Beberapa produk turunannya yang paling populer antara lain tahu, tempe, edamame, dan susu kedelai. Dia tahu, misalnya kaya protein dan rendah karbohidrat, dengan sekitar 10,5 gram protein per 100 gram. Itu tempePada gilirannya, mengandung 19 gram protein per porsi, merupakan versi fermentasi kedelai yang juga membantu mengatur sistem pencernaan berkat kandungan probiotiknya.

Quinoa dan pseudocereal

La biji gandum Ini adalah sereal semu yang berasal dari Andes dan telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia. Yang membuat quinoa istimewa adalah, selain menjadi sumber karbohidrat kompleks yang sangat baik, ia juga mengandung semua asam amino esensial, sesuatu yang tidak terjadi pada kebanyakan makanan nabati. Secangkir quinoa matang menyediakan 8 gram protein, menjadikannya pilihan sempurna bagi mereka yang mencari alternatif bebas gluten.

Selain quinoa, pseudocereal lainnya seperti bayam dan soba Mereka menawarkan jumlah protein yang sama, dengan manfaat tambahan berupa kaya serat dan mineral, seperti magnesium dan zat besi.

Biji rami, rami, dan chia

biji kaya protein nabati

itu biji Mereka adalah sumber protein nabati yang kecil namun kuat. Di antara yang paling menonjol adalah biji rami, yang proporsi proteinnya sekitar 31 gram per 100 gram. Selain itu, mengandung 9 asam amino esensial, menjadikannya protein lengkap seperti quinoa.

Jenis benih lain yang tidak boleh diabaikan adalah biji chia. Kemampuannya dalam menyerap cairan menjadikannya ideal untuk menyiapkan puding dan menambahkannya ke smoothie, sekaligus menyediakan hingga 4 gram protein per dua sendok makan. itu biji rami, sebaliknya, tidak hanya merupakan sumber protein nabati, tetapi juga asam lemak omega-3.

Memasukkan biji-bijian ini ke dalam makanan sehari-hari Anda, baik sebagai camilan atau ditambahkan ke salad dan mangkuk, adalah cara sederhana untuk meningkatkan konsumsi protein nabati.

Kacang dan krim

kacang-kacangan

Los kacang-kacangan sebagai pistachio, kacang mete dan kenari Mereka juga ada dalam daftar makanan kaya protein nabati. Meskipun kalorinya lebih tinggi dibandingkan makanan lain, makanan ini ternyata merupakan pilihan yang sangat baik untuk protein dan lemak sehat. Satu porsi sekitar 30 gram pistachio, misalnya, dapat menyediakan antara 6 dan 7 gram protein.

itu krim kacang alami, seperti selai kacang, merupakan alternatif yang sangat baik bagi mereka yang membutuhkan camilan cepat atau untuk menambah rasa dan protein pada makanan. Setiap sendok makan selai kacang menyediakan kira-kira 8 gram protein.

Contoh kacang-kacangan yang bisa Anda sertakan dalam makanan sehari-hari adalah: pistachio, almond dan kenari. Ini tidak hanya menambah rasa enak pada masakan Anda, tetapi juga meningkatkan asupan protein harian Anda secara signifikan.

Di dunia sekarang ini, mengonsumsi makanan yang mengandung protein dalam jumlah yang cukup tidak harus bergantung hanya pada produk hewani. Protein nabati menawarkan alternatif yang sehat dan lezat jika Anda memilih makanan yang tepat.